Kamis, 01 November 2012


BAB III
METODE PENELITIAN


3.1 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Variabel
3.1.1 Variabel Penelitian
Variabel penelitian adalah suatu atribut atau sifat / nilai dari orangobjek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan olehpenelitian untuk dipelajari dan ditarik kesimpulan. (Sugiyono,2001).Variabel penelitian ini terdiri dari dua macam variabel, yaitu variabelterikat (dependent variable) atau variabel yang tergantung pada variabellainnya, serta variabel bebas (independent variable) atau variable yang tidak tergantung pada variabel yang lainnya.

3.1.2 Definisi Operasional Variabel
Definisi operasional adalah melekatkan arti pada suatu variable dengan cara menetapkan kegiatan atau tindakan yang perlu untuk mengukur variabel itu. Pengertian operasional variabel ini kemudian diuraikan menjadi indikator empirisyang meliputi :
a. Variable Terikat (Dependent Variable) Citra Merek
Citra Merek adalah persepsi rasional dan emosional seseorang terhadap suatu merek tertentu dengan dasar dari keyakinan konsumen, variable ini dapat diukur melalui indikator :
- mudah dikenali / friendly
- menimbulkan kesan modern / modern
- mudah dikonsumsi disegala situasi dan kondisi / useful
- produk terkenal / popular
- produk mempunyai pilihan rasa baru / inovatif
b. Variabel Antara (Variabel Intervening) Kepribadian Merek
Kepribadian merek adalah serangkaian karakteristik manusia yang diasosiasikan dengan merek tertentu. Indikator dari variabel brand personality yaitu :
- Ketulusan : kesan apa adanya dari produk (ex: suka karena bentuk)
- Kompetensi : produk sangat nyaman dipakai
- Kesederhanaan : produk mudah untuk digunakan
c. Variabel tidak terikat (Independent Variable)
Definisi operasional bebas yang meliputi daya tarik, kepercayaan.
1. Daya Tarik (X1)
Daya Tarik yang dimiliki oleh seorang bintang iklan (selebriti)
seperti; penampilan, cirri khas. Indikator dari variable ini yaitu:
- Menarik (attractive) : ciri khas dari bintang iklan yang disukai oleh
pemirsa.
- Berkelas (classy) : menunjukkan posisi strata social atas.
- Cantik (beautiful) : tampilan bintang iklan yang secara fisik dinilai
“cantik” oleh pemirsa.
- Elegan (elegan) : kesan mewah.

2. Kepercayaan (X2)
Kepercayaan merupakan kejujuran, integritas, dan kredibilitas dari endorser yang diterima oleh pemirsa. Indikator dari variable; ini yaitu:
- Dapat diandalkan : bintang iklan adalah orang yang bertanggung jawab.
- Jujur : ondisi keseharian bintang iklan mencerminkan kejujuran.
- Sesuai : bintang iklan adalah orang yang dapat dipercaya.
- Tulus : bintang iklan adalah orang yang apa adanya.
- Kepercayaan : bintang iklan memiliki nilai kepercayaan yang inggi
dibandingkan dengan yang lain.

3.2 Penentuan Populasi dan Sampel
3.2.1 Populasi
Populasi yaitu gabungan dari seluruh elemen yang berbentuk peristiwa, hal atau orang yang memiliki karakteristik yang serupa yang menjadi pusat perhatian seorang peneliti karena itu dipandang sebagai semesta penelitian ( Ferdinand, 2006). Menurut Sugiyono (2004), populasi yaitu wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.
3.2.2 Sampel
Sampel menurut Sugiyono (2004), adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Dalam penelitian ini teknik penarikan sampel diambil dengan menggunakan teknik nonprobability sampling. Teknik nonprobability sampling adalah teknik pengambilan sampel yang tidak memberi peluang atau kesempatan sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel (Sugiyono, 2004). Teknik nonprobability sampling yang digunakan yaitu kuota sampling. Quota sampling merupakan teknik untuk menentukan sampel dari populasi yang mempunyai ciri-ciri tertentu sampai jumlah (kuota) yang diinginkan (Sugiyono, 2004).
3.2.3 Teknik Sampling
Teknik sampling merupakan teknik pengambilan sampel. Untuk memudahkan penelitian, sampel yang dipilih dalam penelitian ini adalah dari kalangan mahasiswa Fakultas Ekonomi yang mana peneliti lebih mudah berinteraksi dengan mereka dibandingkan dengan mahasiswa fakultas lain di luar fakultas ekonomi. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan accidental sampling. Accidental sampling yaitu teknik sampling berdasarkan kebetulan yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel (Sugiono, 2004). Dalam penelitian ini konsumen yang dipilih sebagai responden adalah konsumen yang belum menggunakan pembalut Charm.
3.3 Jenis dan Sumber Data
Data adalah semua keterangan seseorang yang dijadikan responden, maupun yang berasal dari dokumen, baik dalam bentuk statistik / dalam bentuk lainnya guna keperluan penelitian. Data diperoleh dengan mengukur nilai satu / lebih variabel dalam sampel (atau populasi) (Kuncoro, 2001 : 22). Data dapat diklasifikasikan menjadi data kuantitatif dan data kualitatif.
3.3.1 Jenis data
1) Data Kualitatif
Dalam data ini (Kuncoro, 2001 : 23) mendefinisikan bahwa data kualitatif adalah data yang tidak berbentuk angka dan tidak dapat diukur dalam skala numeric. Namun karena dalam statistik semua data harus dalam bentuk angka, maka data kualitatif umumnya dikuantitatifkan agar dapat diproses lebih lanjut.
2) Data Kuantitatif
Data kuantitatif adalah data yang diukur dalam suatu skala numeric (angka) (Kuncoro, 2001 : 23). Dalam penelitian ini digunakan data kuantitatif sebagai penunjang dari data kualitatif, yaitu bilangan atau angka-angka.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar